Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Instagram dan WhatsApp Down Jadi Trending Topic di Twitter dan Facebook

Instagram dan WhatsApp Down Jadi Trending Topic di Twitter dan Facebook



Instagram dan WhatsApp Down Jadi Trending Topic di Twitter dan Facebook. Instagram dilaporkan kembali down. Informasi ini pertama kali diketahui dari situs Down Detector beberapa waktu lalu.
Dari laporan situs tersebut, masalah Instagram terjadi di Indonesia, Amerika Serikat, Meksiko, Venezuela, dan beberapa negara Eropa. Masalah ini sontak mendapat perhatian warganet.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, Rabu (22/5/2019), tagar Instagram Down masuk dalam Trending Topic Twitter di Indonesia. Banyak dari kicauan itu berisi curahan hati para pengguna Instagram.
Selain itu, ada beberapa warganet yang menanyakan mengenai penyebab masalah ini. Untuk mengetahui seperti apa kicauan warganet, berikut ini ada beberapa tweet yang sudah dihimpun.

Sekadar informasi, aplikasi Instagram sulit diakses dan diketahui down. Pantauan Tekno Liputan6.com, Selasa (22/5/2019), di situs Down Detector banyak laporan dari pengguna.
Mereka mengaku sulit mengakses Instagram. Beberapa di antaranya pengguna dari Indonesia, Amerika Serikat, Meksiko, Venezuela, dan sejumlah negara Eropa.

Sejumlah pengguna pun turut berkomentar di laman Down Detector.
"Instagram is currently down in Indonesia kecuali pake VPN dan jaringan UGM lol we’re something else," tulis @ratunilam.





Sementara pengguna lainnya menuturkan, @loyisgood menuliskan, "Currently instagram app is down on my phone. Is it only me or anyone else has the same prob?"

Alasan Pemerintah Tak Blokir WhatsApp Cs Saat Aksi 22 Mei

Dilansir dari Liputan6.com, Pemerintah mengumumkan akan membatasi fitur di aplikasi pesan instan, seperti WhatsApp dan juga sejumlah media sosial.

Hal ini dilakukan untuk menghindari provokasi dan penyebaran berita bohong (hoaks) yang mengalir deras di internet selama aksi 22 Mei berlangsung.

Lalu, mengapa pemerintah tak langsung memblokir WhatsApp dan media sosial lainnya?
Menteri dan Komunikasi dan Informatika menuturkan pemerintah tak bisa memblokir WhatsApp cs begitu saja karena langkah ini tidak efektif.

"Tidak bisa blokir (takedown) begitu saja karena 200 juta masyarakat di Indonesia pakai WhatsApp. Kalau takedown individu tidak efektif. Kami memilih untuk membatasinya secara bertahap karena provider masing-masing tidak bisa sekaligus. Ada yang bisa dan ada yang tidak bisa secara teknis," ujar Rudiantara, Rabu (2/5/2019) di Jakarta.




Ia melanjutkan, beberapa fitur dari media sosial dan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, sistemnya viral dan cepat secara emosional.

"Fitur yang dimaksud adalah fitur berbagi foto dan video," ucap Rudiantara menegaskan.

Batasi Fitur Berkirim Pesan di Media Sosial dan Aplikasi Chatting

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengumumkan telah membatasi kemampuan berkirim gambar maupun video di aplikasi chatting dan media sosial.

Informasi ini diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Kantor Kementerian Koordinator Politik dan HAM.


Menurut Rudiantara, pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap. Adapun pembatasan fitur dilakukan terhadap plaftorm media sosial dan aplikasi chatting.





"Modusnya adalah posting di Instagram, Facebook, dalam bentuk meme atau foto. Lalu, di-screen capture dan viral di messaging system. Jadi, teman-teman akan mengalami perlambatan upload dan download video termasuk foto, karena viralnya yang negatif ada di sana (messaging system)," tutur Rudiantara saat konferensi pers, Rabu (22/5/2019).

Untuk Amankan Negara
Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinasi Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto menuturkan langkah ini diambil untuk mengamankan negara.

"Kami menyesalkan ini harus dilakukan, tapi betul-betul ini untuk mengamankan negera. Berkorban tiga dua hari tidak berkirim gambar, tapi teks masih bisa. Ini semata-mata untuk keamanan nasional," tutur Wiranto.




Sumber : Liputan6.com

Berlangganan via Email