Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi





Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatu. Rekan-rekan pengusaha kreatif  rumahan,  pasti sudah tak asing lagi dengan salah satu produk pertanian andalan dari Kabupaten Ngawi yaitu Jamur Tiram Putih. Jamur Tiram Putih adalah salah satu bahan pangan yang menjadi sumber protein alternative untuk yang dibutuhkan oleh manusia. Seiring dengan berjalannya waktu, pada kalangan masyarakat modern saat ini permintaan Jamur Tiram Putih semakin meningkat saja trend permintaannya di pasaran. Ternyata Jamur Tiram Putih ini dapat kita buat sendiri dirumah Lho.. Dengan menggunakan bahan, media serta peralatan sederhana Jamur Tiram Putih dapat kita budidayakan dirumah dengan mudah. Budidaya Jamur Tiram Putih ini dapat kita budidayakan baik untuk keperluan lauk pauk sehari-hari, untuk makanan camilan dan dapat juga kita jual di pasar konsumen. Bagi anda yang tertarik untuk Budidaya Jamur sendiri, berikut dibawah ini saya akan membagikan  Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.
 
Mas Nanang Petani Jamur Tiram Ngawi
Mas Nanang Petani Jamur Tiram Ngawi



Mas nanang adalah salah satu dari petani jamur tiram putih sukses asal Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. Petani jamur yang masih tergolong berusia sangat muda yang tinggal di dukuh Plegungan, Dusun Blibar, Desa Ngrendeng ini sudah beberapa tahun terakhir menggeluti usaha budidaya jamur tiram putih, dan Alhamdulillah berkat niat dan usahanya yang tekun akhirnya Mas Nanang dapat menguasai ilmu budidaya jamur tiram putih sehingga omset jamurnya kian melejit saja. Dampak perekonomian yang baik ini tidak hanya dia nikmati sendiri, namun juga dapat dinikmati  oleh para tetangga yang dia berdayakan sehingga dengan budidaya jamur tiram ini dia turut menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Mas Nanang ini selain menjual produk jamur tiram putih yang laku di pasaran dengan kisaran harga antara Rp. 10.000-12.000 juga menjual Baglog atau media jamur tiram putih siap produksi yang cuma dijual dengan harga Rp. 2.500 bagi siapa saja yang ingin belajar dan mencoba budidaya jamur tiram putih namun tidak mau ribet membuat medianya dan tentunya akan dipandu untuk cara perawatannya. Sebagai pemuda yang sudah banyak makan asam garam dan sudah banyak merasakan getirnya kehidupan, saat sudah mencapai kesuksesan rasanya dia tak ingin sendiri. Dia mengajak siapa saja yang mau belajar, mau bekerja keras untuk belajar bersama budidaya jamur tiram sendiri. Banyak pemuda dan masyarakat sekitar menyambut baik akan hal tersebut. Bagi sobat pembaca yang ingin belajar lebih lanjut untuk cara budidaya jamur tiram silakan kalian bisa hubungi kontak langsung dari Mas Nanang yang ada pada akhir artikel ini.
Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi
Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi

Pengertian Jamur
Sebelum kita kupas tuntas Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi ini marilah kita pelajari apakah pengertian jamur. Jamur adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuh jamur terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Itulah tadi pengertian jamur tiram putih yang masih masuk dalam klasifikasi jamur. Struktur jamur yang membuatnya masuk dalam kategori bahan pangan dan dapat direproduksi jamur olahan. Habitat jamur, jamur biologi, cara hidup jamur yang tidak tumbuh disembarang tempat membuatnya menjadi sumber bahan pangan yang langka untuk diburu.





Pengertian Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan bagian dari jenis jamur berdasarkan pengelompokan jamur. Selain jamur tiram ada beberapa jenis jamur yang dapat dikonsumsi diantaranya jamur paying, jamur barat, jamur kuping dan berbagai jenis jamur lainnya. Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

Cara menanam jamur tiram tergolong sangat mudah dan dapat dikerjakan sendiri dirumah. Jamur tiram dapat diolah dengan aneka resep jamur tiram dan cara masak jamur tiram pun sangat mudah dilakukan dengan Kecap sebagai Bahan penyedap, beberapa irisan cabe, bawang serta garam secukupnya. Reproduksi Deuteromycota ini dapat dibuat Balado Makanan berupa snack atau makanan ringan juga. Untuk anda yang kreatif, jamur tiram budidaya ini nanti dapat juga diolah lebih lanjut untuk menambah nilai ekonomisnya dipasaran. Jamur tiram selain dapat diolah untuk lauk makanan juga dapat diolah menjadi:
· jamur tiram crispy
· jamur tiram resep
· jamur tiram tumis
· jamur tiram raja
· jamur tiram coklat
· jamur tiram pedas
· jamur tiram media jerami
· jamur tiram asam manis
· jamur tiram asmr
· jamur tiram asam manis pedas
· jamur tiram agar cepat tumbuh
· jamur tiram awet berapa hari
· jamur tiram aceh
· jamur tiram raja asmr
· jamur tiram di alam liar
· jamur tiram balado
· jamur tiram bakar
· jamur tiram busuk
· jamur tiram besar
· jamur tiram bogor
· jamur tiram bisa dimasak apa saja
· jamur tiram bojonegoro
· jamur tiram crispy tahan lama

Dengan manfaat jamur tiram putih yang banyak serta cara budidaya jamur tiram di rumah yang mudah membuat harga jamur tiram tergolong stabil dipasaran.Bahan membuat jamur tiram tidaklah banyak dan mahal dan bahaya jamur tiram putih tidak ada karena ini merupakan produk alami dan pengolahan jamur tiram putih resep sudah banyak tutorial yang menyediakannya.




Cara Budidaya Jamur Tiram Putih
Untuk cara budidaya jamur tiram di rumah sangatlah mudah dan murah jika dibandingkan dengan keuntungan budidaya jamur tiram yang melimpah. Video cara budidaya jamur tiram untuk pemula mulai cara membuat bibit jamur tiram, panduan bahan membuat jamur tiram, alat dan bahan budidaya jamur tiram, gambaran harga jamur tiram sampai cara merawat jamur tiram agar cepat tumbuh dapat kalian baca artikel ini sampai selesai dan dapat juga dengan cara Tonton video YouTube yang saya sematkan pada akhir artikel ini.
Bibit Jamur Tiram
Bibit Jamur Tiram

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan dengan bibit jamur.

Nama latin jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus, termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu.

Ada dua kegiatan utama dalam budidaya jamur tiram. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan menginokulasikan bibit jamur ke dalam media tanam tersebut. Sehingga media ditumbuhi miselium berwarna putih seperti kapas. Tahap kedua adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah.

Untuk pemula, biasanya memulai kegiatan budidaya dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan, baglog yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari pihak lain. Kemudian setelah usaha budidayanya berkembang dan volumenya banyak, baru mencoba membuat baglog sendiri.

Dalam artikel ini, saya sajikan langkah yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya jamur tiram putih.

Menyiapkan Kumbung
Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban.

Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu. Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau papan. Atapnya dari genteng atau sirap. Jangan menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Sedangkan bagian lantainya sebaiknya tidak diplester. Agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap.

Di dalam kumbung dilengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu. Rak diletakkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.

Ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak bisa dibuat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak sebesar ini bisa memuat 70-80 baglog. Keperluan rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.
Sebelum baglog dimasukkan kedalam kumbung, sebaiknya lakukan persiapan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
1.    Bersihkan kumbung dan rak-rak untuk menyimpan baglog dari kotoran.
2.   Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam kumbung. Diamkan selama 2 hari, sebelum baglog dimasukkan ke dalam kumbung.
3.   Setelah bau obat hilang, masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan. Seluruh permukaannya sudah tertutupi serabut putih.





Menyiapkan Baglog
Baglog merupakan media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.
Baglog Jamur Tiram
Baglog Jamur Tiram

Pada usaha budidaya jamur tiram skala besar, petani jamur biasanya membuat baglog sendiri. Namun bagi petani pemula, atau petani dengan modal terbatas biasanya baglog dibeli dari pihak lain. Sehingga petani bisa fokus menjalankan usaha budidaya.

Saat ini, baglog jamur tiram yang berbobot sekitar 1 kg dijual dengan harga Rp. 2.000-2.500. bagi pemula yang ingin mencoba budidaya jamur tiram siap panen bisa menghubungi Mas Nanang yang siap kirim ke seluruh wilayah di Indonesia.

Cara Merawat Baglog
Terdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni diletakkan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Dan secara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.

Kedua cara ini memiliki kelebihan masing. Baglog yang disusun secara horizontal lebih aman dari siraman air. Bila penyiraman berlebihan, air tidak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk melakukan pemanenan lebih mudah. Hanya saja, penyusunan horizontal lebih menyita ruang.

Berikut cara-cara perawatan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut:

Sebelum baglog disusun, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Bila lantai terbuat dari tanah lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.
Setelah itu, potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.

Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan semakin baik. Frekuensi penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung. Jaga suhu pada kisaran 16-24oC.

Panen Budidaya Jamur Tiram
Bila baglog yang digunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kg. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.
Panen Jamur Tiram
Panen Jamur Tiram

Pemanenan dilakukan terhadap jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya bila ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun tudungnya belum pecah warnanya masih putih bersih. Bila masa panen lewat setengah hari saja maka warna menjadi agak kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Bila sudah seperti ini, jamur akan cepat layu dan tidak tahan lama. Jarak panen pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu.

Demikian artikel Kiat dan Tips Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah oleh Mas Nanang Petani Jamur Tiram Putih Desa Ngrendeng Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi ini saya tulis untuk menginspirasi kita semua. Bagi kawan-kawan yang ingin belajar tentang budidaya Jamur Tiram Putih, pemesanan Baglog siap panen maupun pembelian Bibit Jamur Tiram Putih serta bergabung dalam komunitas petani Jamur Tiram Putih silakan hubungi kontak Mas Nanang dibawah ini:
Petani Jamur Ngawi
Petani Jamur Ngawi

Tonton di YouTube




Chat Langsung

Instagram

WhatsApp




Berlangganan via Email