Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Perkembangan Makhluk Hidup
Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan ini merupakan bagian dari Materi IPA Kelas 6 SD/MI Semester 1. Materi tentang Perkembangan Makhluk Hidup ini terdiri dari:
· Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
· Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
· Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia



Semoga dengan kehadiran materi IPA tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan yang merupakan bagian dari Materi IPA Kelas 6 SD/MI Semester 1 ini dapat membantu adik-adik kelas 6 SD/MI dalam belajar Pelajaran IPA pada semester 1 ini.



A.  Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan
Pertumbuhan dan perkembangan hewan dimulai sejak terbentuknya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang hingga terbentuk embrio. Embrio akan berdiferensi sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan organ. Organ-organ akan menyatu dan bergabung menjadi janin. Janin akan dilahirkan sebagai bayi. Kemudian, bayi tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak, remaja, dan dewasa.

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk ini disebut metamorfosis. Metamorfosis dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Metamorfosis sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda di setiap fase metamorfosis.Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu dan katak.Tahapan metamorfosis kupu-kupu mulai dari telur larva (ulat) pupa (kepompong) imago (dewasa).

Jika diperhatikan ternyata dalam setiap fase metamorfosis kupu-kupu, terlihat adanya perbedaan bentuk tubuh.Begitu juga dengan katak.Katak mengalami metamorfosis sempurna mulai dari telur berudu (kecebong) katak dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna ditandai dengan adanya bentuk tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis. Contohnya adalah belalang dan kecoa.Belalang mengalami metamorfosis yang dimulai dari telur nimfa imago (dewasa). Nimfa memiliki bentuk tubuh yang sama dengan serangga dewasa, tetapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan dapat dibagi menjadi dua, yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon. Sedangkan Faktor eksternal meliputi air, makanan, dan cahaya. Adapun penjelasan mengenai Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan adalah sebagai berikut:
1.    Gen
Gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang tua (induk) kepada keturunannya. Gen akan mengendaalikan pola pertumbuhan dan perkembangan hewan.
2.    Hormon
Hormon merupakan senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan hewan adalah hormon somatotrof (hormon pertumbuhan). Bila hewan kekurangan hormone pertumbuhan, maka pertumbuhan akan terhambat sehingga badannya kerdil. Bila kelebihan hormon pertumbuhan, maka akan mengalami pertumbuhan raksasa.
3.    Makanan
Makanan sangat diperlukan oleh hewan.Makanan digunakan sebagai zat pembangun tubuh dan sumber energi.
4.    Air
Air merupakan pelarut dan media untuk terjadinya reaksi metabolisme tubuh. Reaksi metabolisme ini akan menghasilkan energi, membantu pembentukan sel-sel yang baru, dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
5.    Cahaya Matahari

Cahaya matahari sangat diperlukan dalam pembentukan vitamin D. Vitamin itu diperlukan dalam pembentukan tulang.






Baca Selengkapnya

Berlangganan via Email