Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

“The Role Of Santri In The Milenial Area” I English Speech Contest I Lomba Pidato Bahasa Inggris





ENGLISH SPEECH CONTEST 2018
“The Role Of Santri In The Milenial Area”
 
“The Role Of Santri In The Milenial Area” I English Speech Contest I Lomba Pidato Bahasa Inggris
“The Role Of Santri In The Milenial Area” I English Speech Contest I Lomba Pidato Bahasa Inggris
Thalita Salsabila Arek Ngawi

Ass. Wr. Wb.
Bismilahirrohmanirrohim.
Alhamdulillahi robbil ‘alamin
Wabihi nastanginu ‘ala umuri dun ya wadin
Wa ala alihi wa shobihi ajmain. Ama ba’du.

Dewan juri yang terhormat
Ustadz Ustadzah yang saya hormati
Serta Teman-teman peserta pidato yang saya cintai
                                    
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga pada hari ini, kita dapat bersilaturohmi, bertatap muka, dalam acara ‘LOMBA PIDATO BAHASA INGGRIS’ dalam rangka Hari Santri Tahun 2018 dalam keadaan sehat wal afiat tanpa halangan suatu apapun.

Yang kedua Sholawat serta salam, marilah senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, semoga kelak kita mendapat syafaatnya di Yaumil Khiyamah. Amiiiiiiin.
Allohuma amiin.

Thirdly, I would like to introduce myself. My name is TALITHA SALSABILA, my friends usually call me TALITHA. I am the first student of SMPN 2 Ngawi. My motivation on joining this speech contest is simple. I want to test my bravery, I want to test my English mastery, and I like the contests like this. May the Yuri choose me as the winner of this contest? Aamiin…!

Well, ladies and gentlemen, in this occasion I would like to deliver a speech about ““The Role Of Santri In The Milenial Area”

Santri adalah seseorang yang mendalami pendidikan agama islam di pesantren, biasanya menetap ditempat tersebut hingga pendidikan selesai.
Seperti lagu yg jaman dulu sangat terkenal, dengarkan yaaa :
Suasana di kota santri
Asik senangkan hati
Suasana di kota santri
Asik senangkan hati

Tiap pagi dan sore hari
Muda mudi berbusana rapi
Menyandang kitab suci
Hilir mudik silih berganti
Pulang pergi mengaji




Namun, di Era milenial ini, santri tidaklah cukup bila hanya duduk dan mengaji melainkan juga harus melakukan beberapa hal yang dapat digunakan sebagai persiapan dalam menjalani kehidupan di arus globalisasi.

Di zaman yang semakin maju ini, seorang santri harus memiliki intelektual yang tinggi. Santri harus mampu menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.

Santri selaku agent of change and agent of control memiliki peran besar untuk mempertahankan nation character, dan idiologi Negara Indonesia. Dalam hal ini, seungguhnya santri memiliki tantangan yang jauh lebih besar untuk menyelami dan bertahan dalam menerjang arus globalisasi bila dibandingkan pemuda pada umumnya.

Di media sosial, istilah santri milenial berkembang searah dengan pembahasan isu-isu ‘santri zaman now’.

Santri milenial harus kreatif, percaya diri sekaligus terkoneksi dengan lini-lini teknologi. Kreatifitas santri milenial tidak dibatasi oleh bilik-bilik pesantren, mereka juga percaya diri dengan kemampuan personal dalam berbagai pengetahuan, science dan antar bahasa. Namun, santri milenial memiliki keunggulan dalam basis moral. Nilai-nilai moralitas inilah yang menjadi daya penunjang bagi santri milenial.

Ada beberapa isu mendasar yang dapat menjadi renungan santri milenial pada momentum hari santri ini :
1. Santri harus mengembangan kapasitas pengetahuan dan jaringan intelektual.
2. Santri harus siap dengan skill professional.
3. Santri harus menjadi generasi tanggap yang moderat dan toleran di dunia maya.
4. Santri harus aktif dan berani mensosialisasikan doktrin Islam yang toleran dan anti kekerasan di dunia maya.
5. Santri adalah garda terdepan yang mendakwahkan Islam yang teduh, bukan rusuh.
6. Santri harus menjadi ‘promotor’ persatuan, perdamaian, dan ketertiban. Bukan malah menjadi ‘buzzer’ kemunkaran, permusuhan, fitnah dan ujaran kebencian.
7. Santri itu harus serbaguna, serbabisa, multitalenta dan santri tidak boleh kudet (kurang update).
8. Santri harus terus menjadi pelaku sejarah, bukan beban sejarah.
9. Santri harus berpikir konstruktif, reflektif, aktif, efektif, kreatif, inovatif.

Presiden Jokowi melalui Keppres No. 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. ini disambut baik PBNU karena selama ini santri berperan besar dalam pergerakan perjuangan Indonesia, untuk mencapai kemerdekaan, oleh sebab itu. KH. Hasyim Asya’ari sebagai ulama pendiri NU menyerukan jihad dengan mengatakan bahwa, “Membela tanah air dari penjajah hukumnya fardlu ain atau wajib bagi setiap individu”. Sesuai Hadist Nabi “Hubbul Wathon Minal Iman”.
Selamat Hari Santri……

Ladies and gentlemen and also my dearest friends, this is the end of my speech today. I hope my speech may be useful for all us, and I do apologize if I said something wrong.

Semoga kemenangan memihak saya dan sebelum saya akhiri saya akan menyanyikan sebuah lahu : Dengarkan yaaa :

We are are the champions my friends
And we,ll keep on fighting ‘til the end
We are the champions
We are the champions
No time for losers
Cause we are the champions of the world.

Thank you very much for your attention.
Usikum wanafsi bittaqualloh

Wassalamualaikum Wr. Wr




Berlangganan via Email